, ,

Kakanwil Kemenag Sulbar Buka Uji Kompetensi Penghulu di Pasangkayu, Tingkatkan Kualitas Pelayanan

by -840 Views

Kakanwil Kemenag Sulbar Buka Uji Kompetensi Penghulu di Pasangkayu: Tingkatkan Profesionalisme dalam Pelayanan Keagamaan

News Tobadak – Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota, secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) Penghulu yang diselenggarakan oleh Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam di Kabupaten Pasangkayu. Kegiatan ini diikuti oleh para penghulu dari berbagai wilayah dengan tujuan memastikan standar kompetensi dan profesionalisme dalam pelayanan keagamaan.

Dalam berbagai hal, Kakanwil menegaskan bahwa peran penghulu di tengah masyarakat sangat strategis, sehingga kualitas dan kapasitas mereka harus terus ditingkatkan. “Seorang penghulu harus memiliki keahlian khusus karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam pelayanan pernikahan, bimbingan keluarga, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Adnan.

Uji Kompetensi Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Pembaruan Kemampuan

Adnan menjelaskan bahwa Uji Kompetensi Penghulu bukan sekedar syarat administratif, melainkan upaya nyata untuk memperbarui kemampuan para penghulu agar selalu siap menghadapi dinamika dan tantangan di lapangan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap penghulu memiliki pemahaman yang mendalam tentang hukum Islam, administrasi pernikahan, serta kemampuan komunikasi yang baik dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya uji kompetensi ini, diharapkan lahir pelayan masyarakat yang cerdas, profesional, dan berintegritas. “Penghulu adalah ujung tombak pelayanan keagamaan. Jika mereka kompeten, maka masyarakat akan merasa lebih terbantu dan terayomi,” tambah Adnan.

Kakanwil Kemenag Sulbar Buka Uji Kompetensi Penghulu di Pasangkayu, Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Kakanwil Kemenag Sulbar Buka Uji Kompetensi Penghulu di Pasangkayu, Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Baca Juga: KKN-PPM UGM Perkenalkan Metode Design Thinking ke OSIS SMAN 1 Tobadak

Kaitan Penghulu dengan Program Prioritas Kemenag Sulbar

Lebih lanjut, Kakanwil mengaitkan peran penghulu dengan salah satu program prioritas Kanwil Kemenag Sulbar, yaitu  penuntasan Buta Baca Aksara Al-Qur’an (BBAQ) . “Jangan sampai ada penghulu yang justru belum tuntas BBAQ-nya. Penghulu harus menjadi contoh, bahkan berperan sebagai munaqisy atau penguji dalam pelaksanaan program ini,” tegasnya.

Program BBAQ merupakan inisiatif Kemenag untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk aparatur keagamaan, memiliki kemampuan dasar dalam membaca Al-Qur’an. Sebagai tokoh agama, penghulu diharapkan tidak hanya mahir, tetapi juga aktif mendorong masyarakat untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an.

Literasi Keagamaan dan Sosial: Modal Penting bagi Penghulu

Menurut Adnan, penguasaan literasi—baik literasi keagamaan maupun sosial—menjadi modal penting bagi seorang penghulu dalam menjalankannya. “Penghulu harus memiliki wawasan yang luas, tidak hanya tentang fiqh munakahat (hukum pernikahan), tetapi juga psikologi keluarga, mediasi konflik rumah tangga, dan pemahaman terhadap perkembangan sosial masyarakat,” ujarnya.

Dengan bekal pengetahuan yang kuat, penghulu dapat memberikan bimbingan yang tepat dan menjadi figur teladan di tengah masyarakat. “Masyarakat akan memandang penghulu sebagai panutan. Oleh karena itu, integritas dan kapasitas keilmuan mereka harus terus dijaga,” tegas Adnan.

Dampak Uji Kompetensi terhadap Kualitas Pelayanan

Kegiatan Uji Kompetensi Penghulu ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Dengan standar yang jelas, Kemenag Sulbar berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas.

“Kami berharap, melalui uji kompetensi ini, para penghulu dapat terus meningkatkan kapasitas diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berkualitas,” pungkas Adnan.

Penutup

Pembukaan Uji Kompetensi Penghulu di Pasangkayu menjadi bukti keseriusan Kemenag Sulbar dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang keagamaan. Dengan adanya program ini, diharapkan para penghulu semakin matang dalam pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat.

Ke depan, Kemenag Sulbar akan terus mendorong pelaksanaan uji kompetensi secara berkala, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa pelayanan keagamaan di Sulawesi Barat semakin prima dan berdampak positif bagi masyarakat.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.