, ,

Kereta Api Indonesia Minta Maaf atas Anjloknya KA Purwojaya di Kedunggedeh

by -660 Views

News Tobadak– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya insiden anjloknya KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 14.14 WIB.

Insiden tersebut terjadi di titik km 56+1/2 jalur hulu lintas Jakarta–Cikampek dan menyebabkan gangguan operasional di jalur utama. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api sempat mengalami keterlambatan karena jalur hulu tidak bisa dilewati, sehingga seluruh kereta harus berjalan melalui jalur hilir (jalur kiri).

Cepat KAI dan Penanganan di Lapangan

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa laporan pertama mengenai anjlokan diterima dari masinis KA Purwojaya dengan nomor KA 58F. Masinis melaporkan adanya dua kereta bagian belakang yang anjlok sesaat setelah melintas di emplasemen Kedunggedeh.

“Begitu laporan diterima, petugas segera berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya.

Rangkaian KA Purwojaya diketahui terdiri atas 1 lokomotif, 8 kereta kelas eksekutif (K1), 1 kereta makan (KM), dan 1 kereta pembangkit (KP). Dalam perjalanan tersebut, KA membawa 232 penumpang.

Petugas dari stasiun terdekat bersama Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api), Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan jalur, evakuasi rangkaian, dan penanganan teknis lainnya.

“Kami memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan akan tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai,” tambah Ixfan.

Pemeriksaan Penyebab Masih Berlangsung

Hingga kini, penyebab pasti anjloknya kereta masih dalam tahap penyelidikan. Tim teknis dari KAI tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi prasarana (rel dan bantalan) serta sarana (rangkaian KA) yang terlibat.

KAI Minta Maaf Kereta Purwojaya Anjlok, Penyebab Lagi Diusut

Baca Juga: Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Begini Syarat dan Ketentuannya

“KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan pengamanan area emplasemen Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada perjalanan kereta lain yang terganggu. Pemeriksaan teknis masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” jelas Ixfan.

Ia menegaskan bahwa KAI berkomitmen untuk melakukan evaluasi mendalam dan menerapkan langkah perbaikan agar insiden serupa tidak terulang.

Untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta lain di lintas tersebut, KAI menerapkan perubahan pola operasi dengan sistem bergantian jalur (single line operation). Jalur hulu yang terdampak ditutup sementara, sementara semua kereta dialihkan ke jalur hilir.

Berikut daftar kereta yang terlebih dahulu diizinkan melintas menggunakan jalur kiri:

  1. KA 176 Menoreh (Pasar Senen – Semarang Tawang), berangkat dari Stasiun Lemahabang menuju Karawang pukul 15.01 WIB.

  2. KA 142F Argo Parahyangan (Gambir – Bandung), pukul 15.21 berangkat dari Lemahabang.

  3. KA 103 Bogowonto (Lempuyangan – Pasar Senen), pukul 15.44 berangkat dari Stasiun Karawang.

  4. KA 137 Argo Parahyangan (Bandung – Gambir), berangkat pukul 15.55 dari Karawang.

  5. KA 39 Sembrani (Surabaya – Gambir), melintas langsung di Karawang pukul 15.58 WIB.

Sementara itu, beberapa kereta terpaksa menunggu antrean keberangkatan karena keterbatasan lintasan, di antaranya:

  • KA 44 Taksaka (Gambir – Yogyakarta)

  • KA 152 Brantas (Pasar Senen – Blitar)

  • KA 336 Commuter Line Jatiluhur (Cikarang – Cikampek)

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.