, ,

Prabowo Suguhkan Cita Rasa Nusantara untuk Presiden Afrika Selatan dan Brasil

by -339 Views

News Tobadak– Dalam dua hari berturut-turut, aroma rempah Nusantara menyeruak dari dapur Istana Kepresidenan Jakarta. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjamu dua tamu negara sahabat—Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva—dalam dua momen diplomatik yang tak hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke panggung dunia.

Jamuan makan siang yang digelar pada Rabu (22/10/2025) dan Kamis (23/10/2025) itu menjadi simbol harmoni diplomasi dan budaya. Di balik meja makan megah yang dihiasi motif batik dan bunga tropis, Prabowo menghadirkan cita rasa khas dari berbagai penjuru nusantara—sebuah perayaan rasa dan identitas bangsa Indonesia.

Rabu: Kofiu-Kofiu dan Soto Banjar untuk Tamu dari Afrika Selatan

Suasana hangat terasa saat Presiden Prabowo menyambut Presiden Cyril Ramaphosa di Istana Kepresidenan. Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan ucapan selamat datang dan harapan agar persahabatan kedua negara semakin kuat. Namun, suasana diplomatik itu segera berpadu dengan keakraban begitu hidangan pertama tersaji: Kofiu-Kofiu.

Hidangan ini merupakan hasil adaptasi kuliner pesisir Sulawesi Utara, memadukan cita rasa laut dan sayur segar dalam komposisi yang seimbang. Potongan makarel bakar dan ikan kakap bakar tersaji bersama kemangi, mentimun, wortel, kacang panjang, dan kol segar, menciptakan harmoni rasa gurih, segar, dan sedikit pedas—karakter khas masakan Indonesia Timur.

Setelah itu, para tamu menikmati semangkuk Soto Banjar, kuliner klasik dari Kalimantan Selatan yang terkenal dengan kuah bening lembut berpadu rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan cengkeh. Kuahnya yang kaya aroma berpadu sempurna dengan suwiran ayam dan lontong lembut.

Menu utama yang menggugah selera adalah Charcoal-Grilled Gindara “Mangut”—inovasi modern dari resep tradisional Jawa. Ikan gindara hitam dibakar di atas bara arang, disajikan dengan nasi kemangi aromatik, rendang nangka muda, telur puyuh, dan balado terong goreng. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan manis menghadirkan pengalaman kuliner yang autentik dan elegan sekaligus.

Pertemuan Bilateral yang Digelar dalam Format Working Lunch antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Afrika Selatan - Berita Senator

Baca Juga: Gubernur Suhardi Duka Pimpin Rakor Pengelolaan Keuangan

Sebagai penutup, kopi Aceh Gayo dan cokelat premium Indonesia tampil dalam harmoni manis. Sajian kue cokelat lembut berpadu hazelnut mousse dan markisa segar, dilengkapi chilled diplomat cream serta potongan buah tropis.

Kamis: Pecel Kembang dan Iga Bakar Kluwek untuk Presiden Brasil

Sehari berselang, meja makan di Istana kembali dipenuhi aroma bumbu dan rempah. Kali ini, giliran Presiden Luiz Inácio Lula da Silva dan delegasi Brasil yang menjadi tamu kehormatan.

Makan siang resmi itu dibuka dengan Pecel Kembang, interpretasi elegan dari makanan khas Jawa Timur. Sayuran rebus seperti bayam, kenikir, dan kacang panjang berpadu dengan saus kacang aromatik, peyek renyah, serta bunga-bunga edible seperti bunga telang dan kecombrang, memberikan warna dan cita rasa yang indah.

Hidangan kedua, Pindang Serani, menjadi penyegar lidah. Sup ikan bening khas pesisir utara Jawa ini menghadirkan cita rasa asam segar dari tomat hijau, serai, dan daun jeruk. Kuahnya ringan namun kompleks—menggambarkan filosofi keseimbangan rasa dalam kuliner Indonesia.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.