, ,

Rumah Menkeu Sri Mulyani Digedor Massa Dini Hari Ratusan Remaja Terlibat

by -469 Views

Rumah Menkeu Sri Mulyani Digedor Massa di Tengah Malam, Kini Dijaga Ketat Aparat

News Tobadak– Rumah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3, Tangerang Selatan, menjadi sasaran massa pada Minggu (31/8) dini hari. Insiden ini terjadi dalam dua gelombang, masing-masing sekitar pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB, dengan jumlah massa yang disebut mencapai ratusan orang.

Meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, Sri Mulyani sendiri diketahui tidak berada di kediamannya saat kejadian. Kini, rumah tersebut dijaga ketat aparat keamanan, termasuk personel TNI.

Dua Gelombang Massa di Tengah Malam

Joko Sutrisno, staf pengamanan rumah Sri Mulyani, menjadi salah satu saksi utama dalam peristiwa ini. Menurutnya, gelombang pertama massa datang sekitar pukul 01.00 dini hari. Namun, situasi semakin mencekam ketika gelombang kedua terjadi dua jam kemudian.

“Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua sekitar jam tiga. Yang kedua itu jumlahnya lebih banyak,” kata Joko.

Seorang saksi lain, Renzi (nama samaran), juga membenarkan bahwa penggerudukan kedua jauh lebih besar skalanya. “Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai, tidak berani keluar. Orang-orang yang datang jumlahnya sangat banyak,” ujarnya.

Mayoritas Masih Sangat Muda

Kesaksian beberapa warga sekitar dan tenaga keamanan komplek mengungkapkan bahwa massa yang menyerbu rumah Sri Mulyani didominasi oleh anak-anak muda.

“Usia mereka rata-rata remaja, paling tua mungkin 25 tahun,” ujar Ali, seorang satpam di gerbang utama komplek. Pernyataan ini juga diamini oleh rekannya, Jayadi, yang ikut berjaga malam itu.

Kehadiran massa dalam jumlah besar dengan mayoritas masih berusia belia menimbulkan tanda tanya besar, dari mana mereka datang dan siapa yang menggerakkan.

Penjarahan Berpola di Rumah Sri Mulyani dan Aba-aba Kembang Api

Baca Juga: Gedung DPRD Solo Ludes Dilalap Api dalam Kerusuhan Solidaritas

Aksi Terlihat Terorganisir

Menariknya, menurut kesaksian warga, aksi penggerudukan ini tidak berlangsung spontan. Ali dan Jayadi menyebut pola gerakan massa terlihat jelas.

Sekitar pukul 00.30 WIB, massa sudah berkumpul di depan gerbang komplek Jalan Mandar. Jumlah mereka terus bertambah hingga ratusan orang. Bahkan, seorang saksi lain memperkirakan bisa mencapai seribuan orang.

“Ada aba-aba sebelum mereka masuk. Begitu terdengar bunyi kembang api, massa langsung merangsek masuk ke komplek,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Selain itu, terdengar juga instruksi agar massa tidak membawa motor masuk ke komplek. “Ada yang berteriak memberi komando, jelas sekali ada yang mengatur mereka,” tambah saksi tersebut.

Warga Tak Berdaya, Aparat Perketat Penjagaan

Dengan jumlah massa yang begitu besar, warga dan satuan pengamanan komplek tak mampu berbuat banyak. “Kami tidak kuasa mencegahnya, terlalu banyak,” kata Jayadi pasrah.

Kini, setelah insiden itu, situasi di sekitar rumah Sri Mulyani tampak berbeda. Penjagaan diperketat dengan kehadiran aparat keamanan dalam jumlah lebih besar, termasuk personel TNI yang berjaga di sekitar kediaman.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.